Dalam upaya memperkuat budaya membaca sejak usia dini, Dinas Pendidikan Kota Madiun terus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang kaya literasi dan ramah anak. Lingkungan literasi yang kondusif tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan.
Melalui kegiatan seperti penyediaan pojok baca yang nyaman serta menempelkan label nama, simbol, atau gambar pada benda-benda yang sering digunakan anak, murid dilatih untuk lebih akrab dengan huruf, kata, dan makna. Strategi sederhana ini terbukti membantu meningkatkan kosa kata, kemampuan komunikasi, fokus belajar, serta kesadaran cetak anak.
Lingkungan yang tertata rapi, buku yang mudah dijangkau, serta simbol visual yang ditempatkan pada ketinggian yang mudah dilihat anak, menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan membaca. Dengan dukungan pendidik dan lingkungan yang positif, budaya literasi dapat tumbuh secara alami dan berkelanjutan.





